BERANDA BERITA BUKU DIALOG ESAI FOTO FILM GAME GURU HAYAT
  KARYA SISWA TOKOH TIPS WISATA BUKU TAMU  
SMA 10: Belajar Sejarah Padu dengan Pembelajaran Lainnya
11-10-2009

 SMA 10: Belajar Sejarah Padu dengan Pembelajaran Lainnya

 

SMA 10 Negeri Yogyakarta, terletak tak jauh dari titik 0 km Yogyakarta, tepatnya terletak di Jl. Gadean 5 Ngupasan Yogyakarta. Bapak Susbandaru adalah guru sejarah SMA N 10 yang telah menggajar semejak 9 tahun yang lalu. Bagaimana pembelajaran sejarah di SMA 10 ? Cerita Bapak Susbandaru pembelajaran sejarah yang biasa ia terapkan adalah “dengan menghubungkan dengan kondisi sekarang”. Artinya peristiwa sejarah selalu dikaitkan dengan kekinian. “Anak selalu saya beri pengertian supaya bisa mambayangkan keadaan yang saya terangkan. Misalnya: mereka setelah diberi aktualisasi film perang gerilnya perebutan Jogja, mereka komentar jelas kalah wong senjatanya bambu runcing. Nah artinya mereka belum bisa masuk ke dalam sejarah, mereka harus bisa masuk ke dalam peristiwa sejarah kalau tidak sejarah hanya akan menjadi angin lalu, sehingga hanya mengetahui dan hafal saja. Padahal inti belajar sejarah mana yang jelek jangan diulang lagi dan yang baik dipupuk tapi mereka belum bisa.”

 Bapak Susbandaru juga membagikan metode pembelajaran yang ia terapkan yaitu melalui praktek lapangan. Praktek lapangan ini dilakukan setiap satu tahun sekali tentu dengan dukungan pihak sekolah dan pelajaran lainnya. Artinya studi lapangan ini bukan saja untuk pembelajaran sejarah saja tetapi bersamaan dengan mata pelajaran lain seperti ekonomi dan TI. Apa tujuan studi lapangan? “Supaya anak lebih tahu cara nyata, dan tidak bosan di kelas, kalau sekolah menganjurkan membuat film sendiri mengedit sendiri dan biar ngak membosankan dan TI nya berkembang. Kalau sejarah menerangkan saja itu memang anak bisa menjadi bosen.” Jadi selain menggali informasi sejarah dengan peralatan seadanya sekolah juga melakukan penugasn pendokumentasian dengan membuat film. Hal ini untuk menunjang pembelajaran TI. Selain itu siswa juga diwajibkan untuk membuat laporan secara berkelompok.

Yang menarik, Pak Susbandaru menekankan pada pendekatan psikologi anak. Dengan pendekatan ini pembelajaran sejarah menjadi efektif. 'Saya suka bercanda kepada anak, sekaligus membikin anak terarik dan mengikuti pelajaran saya", begitu ujar Pak Susbandaru.

Nah siapa mau ikut coba dan mengembangakan tips pembelajaran sejarah ala Pak Susbandaru?

 

Oleh: R. Nugroho Bayu Aji (Alumnus Depatremen Ilmu Sejarah Unair,   Kontributor buku Tempo Doeloe Selaloe Aktoeal,   Pemerhati sejarah dan sastra)

Pada tanggal 12 Oktober sastrawan dari Surabaya, Suparto Brata mendapatkan penghargaan SEA (South East Asia) dari Kerajaan Thailand karena dedikasi dan integritasnya sebagai seorang sastrawan yang pruduktif berkarya. Suatu prestasi yang patut dibanggakan bagi sastrawan, mengingat penghargaan tulis-menulis ini bertaraf internasional. Kehadiran Suparto Brata dengan karya sastranya sangatlah fenomenal. Bukan hanya karya sastra murni yang dia hasilkan.
 
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Lainnya :
SMA IT Bina Umat, Ibu Ary:‘Ketika di Presure dengan UNAS Saya Membikin Bersemangat dengan Sejarah
SMA 5 Yogya, Pak Edi: “Setiap kelas yang saya ajar, saya tantang?”
SMA 10: Belajar Sejarah Padu dengan Pembelajaran Lainnya
 
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
 
Komentar 5
 

 
Peristiwa Kecil dan Nasionalisme
17-01-2010

 

Buku ini menghimpun potongan-potongan peristiwa kecil yang menarik dan remeh-temeh, persinggungan pribumi dengan teknologi-teknologi baru yang mengakibatkan perubahan sosial ketika kolonialisme tengah berlangsung pada tahun 1800-an dan 1900an  >>>

Berpikir Historis Ala Wineburg
08-01-2010

BUKU ini mengajak kita untuk berpikir kritis terhadap sejarah dan memberikan inspirasi untuk melakukan inovasi dalam pembelajaran sejarah. >>>

Menelusuri Jejak Leluhur Timor
26-12-2009

Buku ini menjadi referensi yang cukup penting karena sumber cetak tentang sejarah Timor masih sangat langka.

Batu, Seragam, dan Kekuasaan
22-12-2009

Tema-tema sketsa masa Demokrasi Terpimpin tidak pernah dipasang di Monas. Suharto punya kebijakan sendiri. >>>

Cari
   
Peristiwa yang terjadi pada tanggal kelahiranmu
MATERI
 
GURU
Nelly_c@n
Tanya
--------------------------------------------
PRAS man 1
hilangkan kesan belajar sejarah tidak menarik!!
--------------------------------------------
astrini novi puspita
gagasan belajar sejarah BARU!
--------------------------------------------
erly
Tanya Pak
--------------------------------------------
 
 

 
Komentar
Berpikir Historis Ala Wineburg
SMA 10: Belajar Sejarah Padu dengan Pembelajaran Lainnya
SMA 10: Belajar Sejarah Padu dengan Pembelajaran Lainnya
SMA 5 Yogya, Pak Edi: “Setiap kelas yang saya ajar, saya tantang?”
I. Kedatangan Orang-orang Eropa di Indonesia
Dialog
Barbara Hatley: “Setiap 4 Malam dalam Seminggu Saya Selalu Nonton Ketoprak”
Jennifer Lindsay: “Saya tidak lulus mata kuliah Sejarah”
“Baskoro T Wardaya: Kalau Pembelajaran Sejarah Hilang, Hilang pula Indonesia”
Anhar Gonggong: “Faktanya, Pemerintah Lebih Mendengarkan Taufiq Ismail Ketimbang Sejarawan”
Tips
SMA IT Bina Umat, Ibu Ary:‘Ketika di Presure dengan UNAS Saya Membikin Bersemangat dengan Sejarah
SMA 5 Yogya, Pak Edi: “Setiap kelas yang saya ajar, saya tantang?”
SMA 10: Belajar Sejarah Padu dengan Pembelajaran Lainnya
IHWAL PENGELOLA ALAMAT KIRIM TULISAN
Copyright @ 2009 BelajarSejarah.com, all rights reserved