BERANDA BERITA BUKU DIALOG ESAI FOTO FILM GAME GURU HAYAT
  KARYA SISWA TOKOH TIPS WISATA BUKU TAMU  
Sate Klatak Khas Bantul
15-11-2009

Oleh: Dito Kirmantoro (SMA N 5 Yogyakarta)

Ketika berkunjung dan bermalam di Yogyakarta, maka siapa pun tidak ada salahnya mengisi makan malam dengan menyantap sate klatak, yakni sate kambing khas Pasar Jejeran, Wonokromo, Pleret, Bantul, Yogyakarta. Di pasar itu ada beberapa warung sate klatak yang buka mulai sore hingga malam.

Sate klatak yang dijajakan di pasar yang terletak sekitar 12 km arah selatan Yogyakarta ini berbeda dengan sate kambing pada umumnya. Sate klatak tidak dibaluri bumbu sebagaimana sete kambing pada umumnya.

Jika sate kambing pada umumnya dibaluri ramuan bumbu ketimbar, kemiri, asam, dan garam, agar aromanya menggugah selera, maka tidak demikian dengan sate klatak. Sate Kkatak hanya diberi garam, sehingga terasa asin dan gurih.

Selain bumbu yang membedakan sate klatak dengan ste kambing lain adalah irisan daging, daging sate klatak diiris sebesar ibu jari orang dewasa dan ditusuk dengan besi jeruji sepeda, bukan bilah bambu.

Irisan daging yang ditusuk besi jeruji dibaluri bumbu garam itu langsung dibakar di atas bara.

Setelah dibakar beberapa saat dan matang, sate klatak disajikan di atas piring masih dengan ditusuk besi jeruji sepeda. Pembeli harus berhati-hati ketika menggingit daging, agar bibir tidak menyentuh besi yang masih panas.

Satu porsi sate klatak berisi dua tusuk irisan daging yang cukup besar dan tebal. Meskipun irisan daging cukup besar dan tebal, tetapi rasanya empuk.

Dalam penyajian, sate klatak biasa ditemeni sepiring nasi dan segelas teh panas yang diberi gula batu. Anda tak perlu merogoh uang terlalu dalam, harga satu porsi sate klatak dan nasi sekitar Rp. 8.000,- dan minimnya Rp. 2000,-

Untuk bisa menikmati sate klatak, pembeli harus sabar menunggu karena hampir setiap malam warung sate klatak dipadati pembeli. Pada malam minggu, atau malam hari libur, pembeli yang ingin menikamati kekhasan sate klatak lebih banyak sehingga harus sabar menunggu giliran.

Mengenai asal usul nama sate klatak, ada beberapa versi yang berkembang. Ada yang mengatakan klatak adalah kiasan dari suara yang muncul ketika daging ditusuk besi jeruji dan dibakar di atas bara. Namun, secara pati tidak diketahui begaimana asal usul sate klatak hingga bisa diberi nama “klatak”.

Meskipun asal usul nama sate klatak terdiri atas beberapa versi, namun sate kambing itu memiliki kekahasan yang asama, yakni daging diiris tebal dan besar, diberi “bumbu garam”, ditusuk dengan besi jeruji sepeda, dibakar di atas bara, dan disajikan masih dnegan besi jeruji.

Kekahsan sate klatak itu hanya dapat dinikmati di Pasar Jejeran Yogyakarta. Berwisata kuliner di Yogyakarta terasa masih kurang lengkap jika tidak menikmati kekahsan sate klatak.

Sumber foto: kulineronline.wordpress.com

 
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Lainnya :
Permainan Tradisional di Desaku Wirokerten
Sate Klatak Khas Bantul
Asal Usul Kampung Kauman
Berkunjung ke Desaku, Berkunjung ke Candi Gebang
Kwarasan
Bukittinggi, Jutaan Kenangan yang Tak Tergantikan
Sebuah Nama di Kampungku
Bermain Dakon, Gobak Sodor dan Engklek
 
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
 
Komentar 0
 

 
Peristiwa Kecil dan Nasionalisme
17-01-2010

 

Buku ini menghimpun potongan-potongan peristiwa kecil yang menarik dan remeh-temeh, persinggungan pribumi dengan teknologi-teknologi baru yang mengakibatkan perubahan sosial ketika kolonialisme tengah berlangsung pada tahun 1800-an dan 1900an  >>>

Berpikir Historis Ala Wineburg
08-01-2010

BUKU ini mengajak kita untuk berpikir kritis terhadap sejarah dan memberikan inspirasi untuk melakukan inovasi dalam pembelajaran sejarah. >>>

Menelusuri Jejak Leluhur Timor
26-12-2009

Buku ini menjadi referensi yang cukup penting karena sumber cetak tentang sejarah Timor masih sangat langka.

Batu, Seragam, dan Kekuasaan
22-12-2009

Tema-tema sketsa masa Demokrasi Terpimpin tidak pernah dipasang di Monas. Suharto punya kebijakan sendiri. >>>

Cari
   
Peristiwa yang terjadi pada tanggal kelahiranmu
MATERI
 
GURU
Nelly_c@n
Tanya
--------------------------------------------
PRAS man 1
hilangkan kesan belajar sejarah tidak menarik!!
--------------------------------------------
astrini novi puspita
gagasan belajar sejarah BARU!
--------------------------------------------
erly
Tanya Pak
--------------------------------------------
 
 

 
Komentar
Berpikir Historis Ala Wineburg
SMA 10: Belajar Sejarah Padu dengan Pembelajaran Lainnya
SMA 10: Belajar Sejarah Padu dengan Pembelajaran Lainnya
SMA 5 Yogya, Pak Edi: “Setiap kelas yang saya ajar, saya tantang?”
I. Kedatangan Orang-orang Eropa di Indonesia
Dialog
Barbara Hatley: “Setiap 4 Malam dalam Seminggu Saya Selalu Nonton Ketoprak”
Jennifer Lindsay: “Saya tidak lulus mata kuliah Sejarah”
“Baskoro T Wardaya: Kalau Pembelajaran Sejarah Hilang, Hilang pula Indonesia”
Anhar Gonggong: “Faktanya, Pemerintah Lebih Mendengarkan Taufiq Ismail Ketimbang Sejarawan”
Tips
SMA IT Bina Umat, Ibu Ary:‘Ketika di Presure dengan UNAS Saya Membikin Bersemangat dengan Sejarah
SMA 5 Yogya, Pak Edi: “Setiap kelas yang saya ajar, saya tantang?”
SMA 10: Belajar Sejarah Padu dengan Pembelajaran Lainnya
IHWAL PENGELOLA ALAMAT KIRIM TULISAN
Copyright @ 2009 BelajarSejarah.com, all rights reserved