| 1.
Nelly_c@n |
| Subjek : Tanya |
Ada sebuah pertanyaan yang sederhana tapi menurut saya cukup sulit untuk dijawab. pertanyaanya adalah : "Mengapa nenek moyang kita dikatakan sebagai seorang pelaut ?" saya minta tolong bagi teman-teman semua yang bisa membantu menjawab pertanyaan ini beserta fakta-fakta yang mengiringinya, saya tunggu.... |
| 15-11-2009 |
 |
Sdr Nelly, mungkin bisa sedikit membantu anda. Sejarah kawasan laut memang jarang dijamah oleh sejarawan jadi Informasi sangat terbatas. Namun Adrian B. Lapian sudah mengawali penulisan tentang "Orang Laut, Bajak Laut, Raja Laut: Sejarah Kawasan Laut Sulawesi" yang diterbitkan oleh Komunitas Bambu, membaca buku ini saya pikir akan ditemukan jawaban atas pertanyaan anda. Salah satu transportasi utama nusantara adalah Laut, tak heran karena negara kita terdiri dari kepulauan. Dalam buku ini disebutkan kebudayaan maritim. Barangkai dalam edisi mendatang saya bisa buku ini akan kami resensi. Terimakasih. Redaksi |
| 07-12-2009 |
|
|
| |
|
| |
 |
|
| 2.
PRAS man 1 |
| Subjek : hilangkan kesan belajar sejarah tidak menarik!! |
| kiat supaya anak menyukai pelajaran sejarah adalah dengan model lawatan sejarah, anak kita ajak menuju ke tempat-tempat bersejarah yang dekat disekitar kita.Masalah selama ini dengan model seperti itu adalah alokasi waktu,maka untuk menyiasatinya, kita minta sejarah ditaruh di jam terakkhir (2 jam terakhir utk kls XI /XII IPS),kita ajak anak-anak keluar kelas dengan kendaraan mereka masing-masing,kita ajak keluar mengunjungi museum atau candi,kita terangkan pelajran sejarah di tempat tersebut, model ini pernah saya coba di MAN yk 1 ternyata anak antusias, dan selalu menginginkan cara ini terus. |
| 14-11-2009 |
 |
Sdr. Pras terimakasih sudah mengunjunggi web kami. Saya pikir belajar sejarah memang menarik kalau bila dikemas dengan baik. Model pembelajaran yang digunakan Sdr. Pras dengan mengunjungi tempat bersejarah cukup menarik sehingga siswa antusias. Tapi memang model seperti ini tidak bisa diterapkan setiap pembelajaran menginggat alokasi waktu dan biaya. Ada model pembelajaran lain yang bisa diterapkan misalnya dengan sosiodrama, film, mengespresikan peristiwa sejarah lewat karya sastra (puisi, cerpen) atau seni (lukisan, komik) dll. Mudah-mudahan cara ini bisa membantu kesan pembelajaran sejarah tidak menarik. Salam. redaksi |
| 07-12-2009 |
|
|
| |
|
| |
 |
|
| 3.
astrini novi puspita |
| Subjek : gagasan belajar sejarah BARU! |
ini adalah sebuah gagasan, yg saya berharap suatu saat nanti dapat terwujud..
terkadang terlintas dalam otak saya, : mengapa tidak kita bikin film yg mengisahkan tentang kisah-kisah sejarah di negeri ini. semisal kisah kerajaan majapahit, mataram islam, dsb. saya melihat, kisah ataupun peristiwa yg terjadi dlm sejarah di Indonesia masa lampau amatlah menarik, tetapi sayang kemasannya kurang menarik. itulah yg menyebabkan sejarah terkesan membosankan. |
| 26-10-2009 |
 |
terimakasih atas semangatnya. Semoga web ini bis aberjalan dan bermanfaat. Mari kita kelola bersama.
Salam
Redaksi |
| 26-10-2009 |
|
|
| |
|
| |
 |
|
| 4.
erly |
| Subjek : Tanya Pak |
| Benarkah Indonesia dijajah 350 tahun??? |
| 11-10-2009 |
 |
Kurang tepat. Pejajahan 350 tahun adalah mitos telah menjadi perbincangan hangat dikalangan sejarawan. Nina Lubis[1] misalnya, menghitung masa penjajahan dari tahun 1596 sampai 1942, jumlahnya 346 tahun. Tahun 1596 Belanda datang baru dalam kepentingan pedagang. Tahun 1613-1645, Sultan Agung dari Mataram, adalah raja besar yang menguasai seluruh Jawa, kecuali Banten, Batavia, dan Blambangan. Jadi, tidak bisa dikatakan Belanda sudah menjajah Pulau Jawa (yang menjadi bagian Indonesia kemudian). Selama seratus tahun dari mulai terbentuknya Hindia Belanda pascakeruntuhan VOC (Verenigde oostindische Compagnie) (dengan dipotong masa penjajahan Inggris selama 5 tahun), Belanda harus berusaha keras menaklukkan berbagai wilayah di Nusantara hingga terciptanya Pax Neerlandica. Namun, demikian hingga akhir abad ke-19, beberapa kerajaan di Bali, dan awal abad ke-20, beberapa kerajaan di Nusa Tenggara Timur, masih mengadakan perjanjian sebagai negara bebas (secara hukum internasional) dengan Belanda. Jangan pula dilupakan hingga sekarang Aceh menolak disamakan dengan Jawa karena hingga 1912 Aceh adalah kerajaan yang masih berdaulat. Orang Aceh hanya mau mengakui mereka dijajah 33 tahun saja. Kesimpulannya, tidak benar kita dijajah Belanda selama 350 tahun. Yang benar adalah, Belanda memerlukan waktu 300 tahun untuk menguasai seluruh Nusantara.
[1] Nina Herlina Lubis.2009. Indonesia Dijajah 350 Tahun?. http://www.wacananusantara.org. |
| 11-10-2009 |
|
|
| |
|
| |
 |
|
|
| Peristiwa yang terjadi pada tanggal kelahiranmu |
|
|
 |
|
|
|
 |
|
Nelly_c@n |
| Tanya |
| -------------------------------------------- |
erly |
| Tanya Pak |
| -------------------------------------------- |
|
|
|